Tampilkan postingan dengan label life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label life. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 September 2017

Dikenal Dunia atau Dikenal Tuhan ?

Setelah sekian lama terdiam, akhirnya terisi dengan cerita ini ...
Kebiasaan selesai saat teduh adalah bobo lagi .. Kali ini dapat mimpi yang bikin aku speachless

Begini cerita dalam mimpi :
Di suatu perbukitan terdapat siklus kehidupan (makan, minum, tidur, bekerja, rekreasi, beranak cucu). Bisa dikatakan penduduknya banyak banget termasuk aku. Mereka melakukan aktifitas seperti biasanya. Aku menemukan sekelompok orang yang gak suka seseorang dan mencoba menghasut aku agar seperti mereka.

Tiba-tiba ...
Ada suara gemuruhh besaaaaarrrr bangeeett. Seketika seluruh penduduk ketakutan termasuk aku. Gemuruh itu tak hanya mengeluarkan suara yang serem namun menguncangkan apa yang ada di perbukitan. Semua orang mencar mencari tempat aman. Lalu aku mendengar seoarang pria memanggil dan berkata :

"Sini naik ke atas bukit"

Tanpa pikir panjang aku berlari ke arah yang dimaksud lalu aku diam di dekat bangunan yang hampir roboh. Gemuruh tersebut semakin besar dan aku melihat goncangannya membuat perbukitan di bawah tenggelam termasuk orang-orangnya. Banyak orang berusaha naik melawan goncangan itu namun gagal. Singkat cerita, banyak orang yang tak selamat.

Tersisalah seperempat penduduk (dugaankuu), termasuk aku. Setelah gemuruh pertama selesai, mereka melakukan aktifitas kembali. Kali ini, hatiku gak tenang, aku nangis-nangis, aku melihat ada orang-orang yang santai dan tetap hidup dengan cara lama bahkan aku dengar seseorang yang berkata :
"Ayoo hidup kaya dulu lagi (baca berbuat dosa)" 

aku bilang sama Tuhan :
"Tuhaaaannn ampunii akuu.. aku janji gak berbuat dosa lagi"

Aku nangis sejadi jadinya sambil lari. Bunyilah gemuruh berikutnya, aku sangat ketakutan aku tak mau mati dengan cara seperti itu. Ada seseorang yang bilang :

"Ayoo kita pergi dari sini" 

Semua penduduk naik ke sebuah mobil yang tidak besar. Aku kejar-kejaran dengan orang-orang agar bisa naik mobil itu. Supaya gak ketinggalan. Ternyata aku kalah saing sama orang sehingga aku tak bisa naik mobil.

Disitu hati makin gak karuaan, kaya pasrah. Ada seorang yang tiba tiba turun dan mengajak aku segera naik mobil karena sudah jalan. Aku berhasil dan seorang itu menghilang entah kemana. Hatiku tersentuh dengan perbuatannya. Aku menangkap dia tetap baik sama siapa aja sekalipun orang tersebut pernah buat 'onar' di hidupnya.  Finally, terbangun dari tidur.

 
***


2 Korintus 5:17 (TB) "Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang."


Dari mimpi itu aku belajar, dapat rhema :
1. Kehidupan yang kita punya sekarang adalah anugerah dan kesempatan. Syukuri dan bijaklah.
2. Mengubah cara hidup kita. Cara hidup berbicara tentang perbuatan, perkataan, pikiran, mindset, tingkah laku kita. Kudu makin baik, makin positif, makin sesuai Firmannya.
3. Mengakui dosa-dosa kita sama Tuhan Yesus.


***


Kolose 3:1-4 (TB) :
(1) "Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah."
(2) "Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi."
(3) "Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah."
(4) "Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamu pun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan."


***


That's my point, lewat mimpi itu Tuhan kasih lihat keadaan hidup kita. Bagaimana merespon sesuatu. Bagaimana cara kita mengelola kehidupan ini. Introspeksi diri, kita ada di titik mana sekarang. Jangan sampai waktunya tiba kita kehilangan kesempatan untuk bertobat.
Sekian tulisan kali ini semoga memberkati kalian semua.

Yuks, sama sama berjuang menjadi pemenang sejati .


***


"Penyembahan bukan apa yang kita minta. Penyembahan adalah apa yang bisa kita beri kepada Tuhan."


Selasa, 30 Mei 2017

Uang Tunai Rp 399.0000 ?



"Sebab Tuhan itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun menurun." (Mazmur 100:5)


Sebagian orang bekerja bilang hari-hari ini tanggal tua dan tidak dipungkiri terjadi juga sama aku.

Bulan ini ngerasa panjang banget (kalau lihat dompet dan ATM gak perlu ditanya lagi.. Hahaha)

Pagi ini menjadi hari yang tak biasa. Jam berputar lama banget dan gak biasanya jam setengah 8 aku udah rapi dan siap berangkat. Dari kemarin kepikiran naik angkot berangkat kerja. Yang terjadi tadi pagi aku pesen uber motor sambil berkata dalam hati : "ya gpp korbain 20 rb ini (uang yang harusnya ditabung)". Akhirnya ubernya datang, ternyata juga pernah anter adeku.


Belum ada seperempata jalan (saat itu ada di jalan namanya pojok), motor berjalan sangat pelan dan merasakan ketidakseimbangan, yak ban nya bocor dan agak susah mencari tambal ban.

Lalu bapaknya bilang : "Turun sini aja, nanti order lagi. Gpp gak usah bayar"

Singkat cerita, aku turun dan berniat memesan kembali. Tiba-tiba datanglah angkot di depanku. Aku pun naik tanpa mikir panjang. Jam menunjukkan pukul 08.08 WIB. Jalanan cukup bersahabat , hanya macet sedikit, seketika turun hujan deras sampai tiba di kantor.


Akhirnya, pagi ini aku hanya membutuhkan ongkos Rp 5000 dari rumah sampai kantor plus gak basah kuyup kehujanan.


***

Sore ini tiba-tiba dapat kiriman surat dan bilang aku peserta yang mendapatkan uang tunai sebesar Rp 399.000. Padahal aku tak pernah membeli barang atau login ke easy shopping (nama perusahaannya).
Aku tertawa saja menerima dan membaca suratnya. Masa gak ngapa-ngapain dapat uang sebanyak itu ? Uang beneran atau uang monopoli ?


Beli rumah yuks


***

Yak, aku belajar dan terus belajar. Bahwa mempercayakan hidup kita 100% sama Tuhan Yesus butuh iman yang nekad. Kadang, aku masih takut, cemas, kuatir. akan apa yang terjadi di hidupku. Dengan sabar dan penuh kasih, Ia mengingatkan dan berkata : Kasih setia Tuhan itu selama-lamanya.

Kuncinya ada di Mazmur 105 : 3-5

(3) "Bermegahlah di dalam nama-Nya yang kudus, biarlah bersukahati orang-orang yang mencari TUHAN!

(4) "Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu!"

(5) "Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya dan penghukuman-penghukuman yang diucapkan-Nya"


Mungkin akan banyak goncangan terjadi di dalam hidup kita, namun Firman-Nya mengingatkan agar diam di dalam hadiratNya, ingat kebaikanNya. mencari Tuhan artinya memfokuskan pikiran, perasaan, bahkan hidup kita hanya kepada Bapa.


Dia sudah menyediakan, maukah kita melangkah mengikuti jalan-jalanNya ?


Praise The Lord!


Jakarta, 29 Mei 2017


Rabu, 19 April 2017

Pilkada : Jakarta Punya Cerita


Kali ini ceritaku di sponsori oleh Pilkada Jakarta Putaran Kedua :)

Lest cekidot..

Setelah menempuh perjalanan super dramatis (akibat macet tak kelar-kelar), sampailah di TPS 22 Jakarta Pusat, kecamatan Sawah Besar, Kelurahan Kartini dan memberikan form C6 kepada petugas.

"HP nya ttitp dulu ya" kata seorang petugas yang menerima form C6 ku

"Loch untuk apa dititp ?" Tanyaku penuh keheranan.

"Silakan baca aja disini" (menunjukkan papan yang berisi banyak tempelan kertas dan gambar).

Beberapa saat aku mencari keterangan yang menyatakan bahwa HP harus di titip dan sampai nama ku di panggil tak jua kutemukan.

"Dimana pak ? Saya tidak menemukan ?"

"Ya, tapi tetap HP nya harus dititp"

"Bisa tunjukan buktinya atau surat resmi ?"

Dan apa yang terjadi ....

Seorang ibu petugas menjawab :

"Ini sudah peraturan kami dan tidak ada yang masalah soal ini."

"Ya, saya hanya ingin melihat bukti asli yang menerangkan aturan ini karena hanya di TPS ini saja ada hal seperti ini, sementara TPS-TPS lain tidak."

Yak, mereka kelabakan karena tidak bisa menunjukkan bukti yang kuat dan sah. Malahan lempar sana, lempar sini. Intinya, terjadi 'perbicangan' singkat.

Aku pun menerima surat suara dan masuk ke bilik untuk melakukan pencoblosan. Mungkin, aku agak lama di bilik itu sampai salah satu petugas berusaha menghampiriku, padahal kondisi di TPS tersebut sangat sepi.
Sayang, waktu bapak itu menghampiri, aku udah selesai menyoblos dan mau masukin surat suaranya. (Maaf pak, kalah cepet :D )

***


Di hati kecilku rasanya janggal banget, gak damai.

Pertama, baru kali ini ada aturan HP kudu dititip. Padahal di pemungutan suara sebelumnya (putaran ke-satu atau pemilihan-pemilhan lainnya gak ada aturan ini. TPS yang sama loch.

(kalaupun di pemutaran pertama gak boleh bawa hp, lantas kenapa waktu ada peserta yang bawa hp gak ditegor ?)

Kedua, mereka tidak bisa menunjukkan bukti yang kuat.


Aku tidak paham, apakah memang seperti ini aturannya dari pemerintah, Kecamatan or Kelurahan ?

Penjelasan yang mereka kasih pun gak menunjukkan alasan yang masuk akal dan signifikan. Saya sangat menyayangkan hal tersebut.


Dua kata : SUPER ANEH!


***

Ini bukan mau mengjudge atau apa ya.. Ini hanya pemikiran and pendapat aku aja.

Mungkin  maksud mereka HP dititpin biar peserta fokus dalam mencoblos dan gak ada antrian panjang di TPS.

Hati nuraniku bilang : Ini modus kebohongan dan kecurangan.

Bisa aja, saat penghitungan suara ada kecurangan.

Gak boleh bawa HP karena pasti peserta akan foto jika menemukan hal-hal aneh terus di upload terus dilaporin ke KPU terus mereka ketakutan.


***



Ini TPS ku, mana TPS mu



Jujur, agak kecewa dengan TPS 22 Jakarta Pusat, kecamatan Sawah Besar, Kelurahan Kartini. Tapi mau gimana lagi yaa, mereka merasa benar tanpa bukti yang kuat. Dan aku tidak mau memperpanjang 'perbincangan' di TPS tadi.. Hahaha...


Pelajaran yang aku dapat adalah :

"Satu kejujuran menyelamatkanmu. Satu kebohongan menjatuhkanmu."


Sekali lagi, cerita ini ditulis dan dipublikasikan bukan untuk menjatuhkan tetapi ingin berbagi pengalaman dengan kalian semua. Kiranya, dari cerita ini pembaca mendapatkan hikmah dan pelajaran penting tentang kehidupan.


Siapapun Gubenur yang terpilih untuk DKI Jakarta, itu adalah yang terbaik dari Tuhan dan dapat mengemban tugasnya dengan sangat baik sesuai visi misi yang mereka kumandangkan selama kampanye.


Ini adalah ceritaku tentang Pilkada Jakarta Putaran Kedua :)


Jakarta, 19 April 2017



Jessica




Kamis, 23 Maret 2017

Proses, Hasil, dan Waktu





Pepatah bilang :

"Proses tidak pernah mengkhianati hasil."

Bener gak sih ?


Iya.. Benar.
Pertanyaan selanjutnya :

"Proses seperti apa yang kita jalanin ?"

"Hasil seperti apa yang kita mau dan dapatkan ?"

Seringkali kita hanya fokus sama hasil (baca : tujuan) tanpa memikirkan matang-matang saat proses berlangsung.

Seringkali kita lebih memetingkan hasil daripada keberhasilan kecil (baca : progress) dari proses itu sendiri.

Seringkali kita menyalahkan proses saat hasilnya gak sesuai ekspetasi.


***

Setelah syock jantung sesaat sebelum makan siang hari ini, lagi-lagi aku diingatkan tentang PROSES.


Proses itu amat sangat penting kita pahami dan mengerti.


Proses yang akan bawa kita naik level.

Naik level pun terbagi dua : Kekalahan atau kemenangan.


Seringkali, kita (tidak menyadari) gagal dalam proses hanya sebuah ambisi dengan kata "hasil" dan "waktu".


Aku diingatkan kaya gini :

Tiap kita punya prosesnya masing-masing, hasil masing-masing, dan waktu masing-masing. Tapi 
yang perlu digarisbawahi, bagaimana kita merespon proses, menjalani prosesnya.

Fokus kita kemana ?

Apakah hanya hasil ?

Apakah hanya waktu ?


Banyak dari kita yang tidak suka proses. Kenapa ? Karena proses itu gak enak. Proses itu sakit. Proses itu lama. Proses itu menurunkan harga diri dan martabat (tjiaahh ) dan jutaan alasan lainnya.



***

Perjalanan hidupku sampai saat ini bukan sekejab gitu aja. Banyak proses yang telah aku lalui. Banyak hasil yang aku inginkan, namun gak sesuai ekspetasi. Dan hari-hari ini,  apa yang dulu aku bilang gak sesuai keinginanku, seketika berubah melebihi apa yang aku impikan. Apa yang dulu aku pertahankan mati-matian, berubah jadi hadiah yang melebihi mahalnya istana berlapis emas.
itulah kehebatan kata "hasil" dan "waktu".


***

Teruslah bertumbuh dalam proses.

Teruslah setia dan tekun dalam proses.

Teruslah belajar dari setiap proses.

Karena proses itu unik.

Jangan bandingkan prosesmu, hasilmu, dan waktumu dengan orang lain.

Cukup berbahagia, bersyukur, lakukan yang baik dengan apa yang ada di tangan kita.


Dan selalu taruh harapan, impian, dan cita-citamu di dalam pengharapan yang pasti. Di dalam Yesus
 
***


"Karena hidup itu perjalanan bukan pelarian."

Senin, 05 Desember 2016

Satu Hari Lagi : New Life




“Seperti Tuhan telah menyertaimu di masa lalu, IA juga akan terus setia untuk menyertaimu. Bersandarlah dan percaya kepada-Nya.”


Welcome my new life :)


H-1 sebelum hari bersejarah datang.


Sejak bangun tidur tergiang terus dengan lagu ini :


Kau Bapa yang setia
Tak pernah sedetik Kau tinggalkan diriku
Hatiku teguh di dalam janji-Mu
Sampai ku melihat kuasa-Mu
Karya-Mu sempurna, ajaib dan mulia
Penyertaan-Mu buktikan kasih-Mu kepadaku
Kuagungkan Engkau Yesus termulia
Kasih-Mu terindah s’lamanya
Ku tetap berharap di dalam kesesakan
Ku tetap percaya walau tak melihat
S’bab ku yakin


Akhirnya aku nyanyi-nyanyi sendiri sampai siang dengerin terus lagu ini. Jadi, ada satu peristiwa yang cukup menyebalkan dan pengen marah-marah di tempat kerja. Ketika ‘late payment’ harus terjadi dan tidak ada kepastian dari ‘pihak berwenang’. Hari itu cukup uring-uringan dan banyak pemikiran tanggung jawab yang mesti diselesaikan. Di hari yang sama, my friendship, my family, janji mau singgah di rumah beberapa hari. Sesuai kesempatan kita bertemu di tempat kerja. Banyak dilema saat itu, sampai tepat jam pulang kerja hp aku berdering :

“Jess, mau pulang bareng ?”

“Yess, papi”

Rasa uring-uringan, pengen marah, pengen nangisnya berubah jadi bahagia yang melambung tinggi dan pulang dengan penuh ucapan syukur.


Lewat lagu itu, aku diajak untuk lebih mengakui kedaulatan Tuhan. Semua hal yang Tuhan tuliskan dalam hidupku adalah karya yang sempurna, terlebih penyertaan Tuhan tidak pernah berhenti sedetikpun. Kadang, aku merasa Tuhan tidak berbuat apa-apa. Kadang, aku merasa Tuhan tega. Sekali lagi dengan kesabaran dan kasih-Nya yang tak terbatas, DIA ada di sampingmu bahkan di dalam hatimu.

Lagu ini juga mengajari dan mengingatkan, untuk terus berharap hanya sama Tuhan Yesus. Terus andalkan-Nya di semua aspek hidup, karena ada beberapa hal yang tidak bisa kita kendalikan di dalam hidup ini. Inilah pesan buat diri aku sendiri memasuki babak baru kehidupan. 







Tahun ini ada keunikkan tersendiri karena tepat seperti 22 tahun lalu aku melihat dunia, melihat wajah papi, mami :D. Tahun ini dapat surprise tak terduga sampai 3x tiup lilin di masing-masing hari. Sederhana tapi berkesan :)


Sekali lagi, terima kasih banyak buat keluarga, saudara, sahabat, kerabat, teman-teman, dan kesayangan aku. Terima kasih doa-doa dan suprisenya. Masih terbuka loch yang mau kasih suprise. Lol .. 


Tuhan Yesus memberkati yaa :)



"Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa."(Yeremia 1:5)

Jumat, 04 November 2016

Satu Hari Lagi : Edisi Anniversary COOL KOPASUS




We are family




Semua berawal dari Facebook . . .

Notifikasi kenangan yang diberikan mengingatkanku pada tanggal ini dan perjalanannya.

4 November 2013 silam,

Secara resmi membuka COOL baru di rumah yang diberikan nama SATPOL PP (sampai sekarang gak tau kepanjangannya apa :D ). 

Jadi SATPOL PP adalah ‘saudara kandung’ dari KOPASUS. 

Dalam perjalanannya, banyak hal yang dilewati sampai akhirnya SATPOL PP dan KOPASUS memilih menyatu kembali.

Tepat, 1 September 2016, 

Tuhan teguhkan aku lagi untuk ‘naik kelas’ di COOL ini
 
Sungguh sebuah hal yang besar dan tidak pernah aku minta. 

Sebenarnya, tidak ada kata-kata yang sanggup menjelaskan semua ini.

Sepanjang hari ini hanya terharu dan bersyukur dengan semua perbuatan tangan Tuhan. Gak pernah nyangka udah sejauh ini Tuhan tuliskan cerita-cerita-Nya.


Di hari spesial ini, Jessica mau bilang  ..


Terima kasih buat Kak Pras selaku kakak Pembina kami sebelumnya. Sudah memberikan kami bekal yang cukup untuk terus berjalan bersama Tuhan.


Untuk Kak Bambang selaku kakak Pembina + koordinator KOPASUS yang selalu setia bangkitkan semangat kami sama Tuhan.


Untuk Ci Cahaya selaku kakak Pembina yang tidak pernah lelah bimbing COOL ini juga.


Buat Ci Rifka, Rachel, Fifi, Kevin, Jerry, Hogan, Yelin, dan teman-teman lainya.


Terima kasih kasih selalu kasih warna di COOL ini.



Harapanku dan harapan kita juga, semakin hari semakin unity, terus setia bangun COOL ini dan selesaikan sama-sama  Terus bertumbuh dalam pengenalan akan Tuhan dan dipakai Tuhan secara luar biasa. Tetap rendah hati. Ganbatte! :D

Jesus bless us.



“Jiwa yang bersyukur, akan berbahagia bahkan di atas masalah. Percayalah bersyukur itu ajaib! God is good all the time.”